Jumat, 27 April 2012

AGAMA BERKATA "PEREMPUAN TIANG AGAMA"


sebelum islam datang perempuan dijadikan budak, budak kepuasan nafsu syahwat para kaum laki-laki bahkan mereka malu apabila melahirkan seorang anak perempuan, banyak bayi-bayi perempuan pada zaman jahiliyah dibunuh, dikubur hidup-hidup bahkan untuk melayani nafsu mereka. nah setelah islam datang kaum perempuan diangkat derajatnya bahkan agama pun berkata " wanita tiang agama" apabila wanita itu baik maka baik pula negaranya.  saya bangga karena dari sesosok wanita akan melahirkan para pemimpin bangsa yang unggul dan berakhlak, bangga karena dengan kasih sayangnya seorang anak bisa tumbuh menjadi anak yang sholeh, dan sholehah bangga karena wanita menjadi pasangan bagi kaum lelaki, pasangan hidup, pasangan yang suka dan duka. 
Kaum wanita tak diragukan lagi memiliki kedudukan khusus dalam tatanan masyarakat Islam. Kedudukan itu amat mulia tidak mengurangi hak-hak mereka juga tidak menjadikan nilai kemanusiaannya rapuh.
Wanita muslimah di tengah masya-rakatnya ditempatkan dalam posisi yg amat mulia. Islam memandang wanita lewat kesadaran terhadap tabi’atnya hakekat risalahnya serta pemahaman terhadap konsekwensi logis dari sepesial kodrat yg dianugerahkan Allah Ta’ala kepadanya.  
 Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki dan ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda“Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah.Hendaklah mendahulukan anak perempuan dari pada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan keturunan Nabi Ismail A.S. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.

My Opera Indonesia