sebelum islam datang perempuan dijadikan
budak, budak kepuasan nafsu syahwat para kaum laki-laki bahkan mereka malu
apabila melahirkan seorang anak perempuan, banyak bayi-bayi perempuan pada
zaman jahiliyah dibunuh, dikubur hidup-hidup bahkan untuk melayani nafsu
mereka. nah setelah islam datang kaum perempuan diangkat derajatnya bahkan
agama pun berkata " wanita tiang agama" apabila wanita itu baik maka
baik pula negaranya. saya bangga karena dari sesosok wanita akan
melahirkan para pemimpin bangsa yang unggul dan berakhlak, bangga karena dengan
kasih sayangnya seorang anak bisa tumbuh menjadi anak yang sholeh, dan sholehah
bangga karena wanita menjadi pasangan bagi kaum lelaki, pasangan hidup,
pasangan yang suka dan duka.
Kaum wanita tak
diragukan lagi memiliki kedudukan khusus dalam tatanan masyarakat Islam.
Kedudukan itu amat mulia tidak mengurangi hak-hak mereka juga tidak menjadikan
nilai kemanusiaannya rapuh.
Wanita muslimah di tengah masya-rakatnya
ditempatkan dalam posisi yg amat mulia. Islam memandang wanita lewat kesadaran
terhadap tabi’atnya hakekat risalahnya serta pemahaman terhadap konsekwensi
logis dari sepesial kodrat yg dianugerahkan Allah Ta’ala kepadanya.
Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena
sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki dan ketika ditanya kepada
Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda“Ibu lebih penyayang daripada
bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”Wanita yang solehah
(baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.Barang siapa yang
menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa
menangis karena takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan
diharamkan api neraka keatas tubuhnya.Barang siapa yang membawa hadiah (barang
makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya
seperti bersedekah.Hendaklah mendahulukan anak perempuan dari pada anak lelaki.
Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan
keturunan Nabi Ismail A.S. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan
tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.
My Opera Indonesia